Memilih Minyak yang Tepat untuk Anda Ala Ayurveda

JIKA Anda mirip seperti saya yang memiliki kulit kering dan tubuh yang kurus serta tulang dan sendi yang menonjol, saat-saat seperti sekarang ini (musim hujan) ialah musim yang lebih menyiksa karena cuaca berubah-ubah dan cenderung basah serta berangin.

Dalam perspektif ayurveda (metode perawatan kesehatan tradisional ala India), orang-orang seperti saya memiliki kecenderungan untuk memiliki keluhan kesehatan seperti:

  • sendi yang ngilu saat dingin
  • istirahat malam yang kurang nyenyak
  • gangguan pencernaan
  • sembelit
  • gas
  • gangguan punggung bawah
  • pikiran yang gelisah
  • rutinitas yang kurang teratur
  • sakit telinga
  • kurang percaya diri
  • kesepian

Perawatan diri dengan minyak yang sesuai dapat meringankan dan/ atau menghilangkan keluhan-keluhan kesehatan ringan di atas.

Bagi orang dengan unsur vata (angin) yang berlebihan seperti saya, penggunaan minyak yang tepat akan membuat saya bisa lebih membumi karena tubuh saya memiliki kecenderungan ringan, mengalir dan tidak stabil layaknya angin yang terus menerus bertiup dan tidak bisa diam.

Vasant Lad, BAMS, MASc, (pakar ayurveda yang bermukim di New Mexico, AS) menyarankan bahwa untuk bisa lebih seimbang, kita perlu menemukan jenis minyak yang tepat untuk diri kita. Di tanah Hindustan, minyak-minyak dianggap sebagai berkah bagi umat manusia. Minyak berkhasiat menyembuhkan tubuh yang sakit, mempercantik kulit secara alami, serta memberikan asupan gizi bagi sistem pencernaan kita.

Jadi, jenis minyak yang mana yang sesuai bagi kita?

Ayurveda merekomendasikan minyak sesuai tipe kecenderungan tubuh kita (dosha). Dalam ilmu ayurveda, ada tiga jenis dosha yang perlu diketahui. Seorang manusia bisa saja memiliki satu dosha yang dominan atau kombinasi dari dua unsur. Ketiganya yakni:

  • vata:  unsur ini mewakili angkasa dan angin. Minyak yang disarankan yaitu minyak biji wijen, minyak zaitun, minyak alpukat, minyak kelapa dan minyak mustard
  • pitta: Dosha ini mewakili elemen air dan api. Minyak yang disarankan yaitu ghee (mentega murni yang telah dijernihkan), minyak biji bunga matahari, minyak zaitun, minyak kedelai, minyak flaxseed, minyak walnut dan minyak kelapa
  • kapha: Dosha ini mewakili elemen air dan bumi. Jenis minyak yang disarankan ialah minyak jagung, minyak kanola, minyak biji wijen, minyak biji bunga matahari dan minyak mustard

Bila Anda berbelanja, temukan minyak-minyak di atas yang diproduksi secara organik dan tidak dicampur dengan bahan-bahan lain karena minyak itulah yang terbaik untuk Anda gunakan.

Untuk merasakan khasiatnya, pijatlah tubuh dengan minyak pilihan Anda. Cara memijat tubuh dengan minyak ini disarankan dilakukan sebelum tidur. Hangatkan minyak pilihan Anda baru kemudian pijatkan dengan lembut ke sekujur tubuh. Fokuskan pijatan pada bagian-bagian yang peka dan menjadi jalur masuknya angin (yang berhembus kencang di musim hujan), seperti kedua telinga, lubang hidung dan bibir, pusar, genitalia, dan dubur.

Jika mengalami kesulitan tidur di malam hari, cobalah untuk menggosokkan minyak ke bagian telapak kaki dan gosok lembut juga kepala Anda dengan minyak. Kemudian mandilah dengan air hangat dengan sabun lalu gosok seluruh tubuh dengan perlahan. Otot-otot akan terasa meleleh dan mengendur dan Anda akan tertidur pulas seperti bayi.

MULUT DAN GUSI

Tiap malam sebelum tidur, gunakan beberapa tetes minyak biji wijen dan balurkan ke gigi dan gusi lalu biarkan sejenak kira-kira 1-2 menit. Baru bilas dengan berkumur.

Kemudian Anda bisa menuangkan sedikit minyak lagi dan menaruhnya di di ujung jari telunjuk lalu memijatkannya di gusi. Ini disebut kavala. Cara ini baik untuk meredakan keluhan di gigi dan gusi, seperti gigi yang bengkak atau baru tumbuh, gusi yang terkikis (karena terlalu keras menggosok gigi setiap hari), gigi sensitif, dan mencegah lubang di gigi serta sakit telinga.

TELINGA

Charaka, bapak ilmu ayurveda, menyarankan penggunaan beberapa tetes minyak bawang putih segar ke setiap telinga tiap hendak tidur malam setiap dua minggu sekali.

Didihkan 1 sendok makan minyak biji wijen dan setengah butir bawang putih segar yang dicacah kecil hingga bawang putih itu kecokelatan. Kemudian peras bawang itu agar keluar minyaknya. Dinginkan minyak tadi sejenak hingga sama dengan suhu tubuh. Berbaringlah ke sisi kiri dan masukkan 5-10 tetes minyak tadi ke lubang telinga kanan Anda. Berbaringlah beberapa menit. Kemudian berganti ke sisi lain dan tuangkan minyak ke lubang telinga kiri. Nikmatilah tidur Anda yang niscaya akan lebih nyenyak setelahnya.

Minyak bawang putih ini memiliki aroma yang khas yang dapat menenangkan pikiran dan membuat Anda sendu. Cara ini baik bagi mereka yang menderita TMJ (temporomandibular joint disorder), tinnitus, kotoran telinga dan menurunnya daya dengar. Namun, perhatikan jika ada keluhan infeksi di telinga, hindari menuangkan minyak ini ke dalamnya.

HIDUNG

Meski terkesan aneh, memasukkan minyak ke lubang hidung dapat menenangkan mereka yang ber-dosha vata. Cara ini disebut nasya. Selain itu, ia dapat meningkatkan penglihatan dan mengurangi dengkuran.  Minyak juga bisa dimasukkan ke hidung untuk melegakan hidung yang tersumbat (asal minyak itu sudah dihangatkan hingga sesuai suhu tubuh normal), mata yang kering, leher yang kaku, sakit kepala, migrain, dan bahkan spondylarthritis.

Anda bisa melakukan nasya hingga dua kali sehari (dalam kondisi perut kosong dan setidaknya sejam sebelum atau sesudah mandi). Caranya ialah berbaringlah dengan wajah menghadap ke atas, dengan bantal di bawah bahu dan kepala Anda menengadah ke belakang sehingga lubang hidung Anda menghadap ke atas. Teteskan minyak khusus hidung/ ghee hangat sebanyak 3-5 kali untuk tiap lubang hidung. Istirahatlah dalam kondisi kepala Anda di posisi ini selama semenit.

USUS BESAR

Untuk menghindari sembelit atau konstipasi (karena kekurangan cairan akibat mengabaikan minum di hawa dingin), masukkan kira-kira satu cangkir minyak wijen hangat ke rektum dan cobalah menahannya selama mungkin. Cobalah setidaknya 10 menit dan coba lebih lama keesokan harinya. Barulah ke kamar mandi untuk buang air.

Enema minyak ala ayurveda ini disebut sebagai anuvasana basti. Cara ini akan melumasi usus besar, meringankan sembelit, menyembuhkan pendarahan di area sekitar anus, dan meringankan sakit pinggang. Bagi wanita, cara ini baik juga untuk meringankan keluhan dysmenorrhea, menstruasi yang sakit serta post menstrual syndrome (PMS). Hindari penggunaan enema jika lidah Anda diselaputi lapisan putih yang tebal. Wanita hamil, datang bulan, dan didiagnosis menderita keluahn di bagian vagina juga tidak disarankan menjalani enema. (*/)

Senyawa dalam Minyak Zaitun Murni Bunuh Sel Kanker, Tak Bahayakan Sel Sehat

Sekali lagi terkuak manfaat kesehatan minyak zaitun bagi manusia. Sebuah bahan dalam minyak zaitun jenis extra-virgin diketahui memiliki kekuatan membunuh sejumlah sel kanker tanpa membahayakan sel-sel tubuh yang masih sehat.

Para ilmuwan mengetahui bahwa bahan bernama oleocanthal membunuh sel-sel kanker tetapi belum diketahui bagaimana mekanisme pastinya. Mereka berpikir bahwa senyawa itu dapat membidik protein penting dalam sel kanker yang memicu kematian sel secara terprogram, yang diketahui sebagai apoptosis, dan memutuskan untuk menguji hipotesis mereka.

“Kami harus menentukan apakah oleocanthal membidik protein itu dan menyebabkan kematian sel,” ujar Paul Breslin, profesor ilmu gizi di School of Environmental and Biological Sciences di Rutgers dan salah satu peneliti utama dalam studi anyar yang diterbitkan dalam Molecular and Cellular Oncology.

Setelah oleocanthal dalam sel kanker, peneliti menemukan bahwa sel kanker sekarat dengan amat cepat – bahkan dalam jangka waktu 30 menit hingga 1 jam. Kematian sel yang terprogram itu membutuhkan waktu 16 hingga 24 jam sehingga para ilmuwan menyadari bahwa ada hal lain yang memicu kematian sel kanker.

Mereka menemukan bahwa sela kanker dibunuh oleh enzim-enzimnya sendiri. Oleocanthal melubangi vesikel (kantong) dalam sel kanker yang menyimpan zat buangan sel. Bagian ini juga bisa dikatakan sebagai pusat daur ulang dalam sel.

Vesikel yang juga diketahui sebagai lysosomes berukuran lebih besar dari sel-sel kanker daripada di sel-sel sehat dan mengandung banyak residu/ sampah.

“Setelah Anda membuka salah satunya, semuanya berakhir,” kata Breslin.

Bahkan yang lebih mencengangkan, senyawa ini tak membahayakan sel yang sehat. Ia hanya bisa membunuh siklus hidup mereka secara temporer atau membuat sel sehat berhibernasi, ungkap Breslin. Setelah satu hari, sel-sel sehat mulai giat bekerja kembali.

Langkah berikutnya ialah menerapkannya di luar laboratorium dan menunjukkan bahwa oleocanthal bisa membunuh sel-sel kanker dan menyusutkan sel tumor dalam badan hewan, demikian kata peneliti senior David Foster dari Hunter College.

“Kami juga harus memahami mengapa sel-sel kanker lebih peka terhadap oleocanthal daripada sel-sel non-kanker.”