Manual Book: Anatomi dan Penyusunan

(Sumber foto” Wikimedia Commons)

Buku manual (manual book) belum banyak dikenal oleh masyarakat luas. Bagi Anda yang menyukai hal-hal yang berbau pertukangan, kelistrikan, teknik, teknologi informasi, komputer  dan sejenisnya, buku manual mungkin sudah familiar dan bahkan menjadi santapan sehari-hari.

Bagi yang belum tahu buku manual, buku ini secara garis besar memuat instruksi-instruksi, terutama yang berkenaan dengan cara-cara menjalankan sebuah mesin atau mempelajari sebuah subjek. Kata ‘manual’ sendiri berasal dari ‘manus’ (bahasa Latin) yang artinya tangan. Jadi, secara umum buku manual membahas soal apa yang harus dilakukan oleh seseorang untuk menjalankan atau mengoperasikan sesuatu.

Menyusun sebuah buku manual memiliki tantangan dan kemudahannya tersendiri jika dibandingkan dengan buku biasa. Tantangannya adalah bagaimana penulis mampu meringkas dan meramu informasi penting secara mengalir, enak dibaca dan mudah dicerna. Di sini, penulis tidak perlu berpanjang lebar menjelaskan segala-galanya. Yang perlu dilaksanakan si penulis ialah memfokuskan uraian dalam buku manual hanya pada topik-topik yang sudah ada dan lazim dikemukakan dalam sebuah buku manual. Bagi mereka yang terbiasa menulis fiksi atau artikel blog yang menyediakan banyak ruang untuk berimprovasasi dan bereksperimen dengan kata-kata, tampaknya akan menjadi orang yang paling banyak menemukan batasan dalam proses penulisan manual book.

Kemudahannya ialah penulis tidak perlu menghabiskan banyak waktu dalam proses penulisan manual book. Kenapa? Karena lazimnya ketebalan manual book hanya belasan halaman. Namun, tentu saja ada beragam faktor yang menentukan ketebalan buku manual. Yang paling utama ialah kompleksitas atau kerumitan sebuah subjek yang dibahas. Makin rumit,  bisa dimaklumi makin tebal juga buku manualnya.

Terkait anatomi buku manual, biasanya sebuah buku manual tersusun dari sejumlah bab utama yang bervariasi sesuai dengan bidang yang menjadi subjek pembahasan. Untuk contoh, mari kita lihat sebuah manual book tentang logo perusahaan. Dalam buku manual ini, terkandung tiga bab: filosofi, unsur dasar dan aplikasi/ pemakaian.

Dalam filosofi, dapat diuraikan secara singkat dan jelas mengenai landasan pemikiran sebuah logo yang dipilih oleh sebuah entitas bisnis. Dalam bab Unsur Dasar, penulis dapat menuangkan beragam hal esensial dalam sebuah logo bisnis. Di sini dijelaskan secara rinci makna-makna yang ingin disampaikan melalui pemilihan beragam unsur visual dan desain yang spesifik, termasuk di dalamnya ialah pemilihan warna, jenis font, bentuk unik, tipografi, dan sebagainya. Semua ini perlu dijelaskan secara tertulis untuk menyampaikan pesan yang standar dan sama kepada seluruh pihak yang berkepentingan dengan perusahaan yang bersangkutan.

Kemudian di bab terakhir, aplikasi atau pemakaian logo, penulis memungkasi buku dengan menjelaskan lebih mendetail soal penggunaan logo beserta deskripsi visualnya dalam bentuk foto atau gambar yang spesifik. Yang tidak kalah penting ialah pemberian uraian yang singkat, padat dan jelas mengenai hal-hal yang terlarang untuk dilakukan dengan logo perusahaan yang bersangkutan. Larangan tersebut agar pesan yang ingin disampaikan perusahaan tidak terdistorsi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *